Beam Satelit dan Transponder Terkuat Telkom (108°E)


Satelit Telkom (wikipedia)

Satelit Telkom ini dibawa ke angkasa dengan menggunakan roket Ariane 5 dari Kourou di Guyana Perancis pada tanggal 16 November 2005.Cakupan satelit ini meliputi Asia Tenggara dan anak benua India.

Telkom memiliki umur operasi selama 15 tahun dan bernilai sekitar 170 juta dolar AS. Sekitar 70 persen kapasitas transponder Telkom-2 akan disewakan kepada pihak luar.

Dari 30 persen kapasitas yang akan digunakan sendiri oleh Telkom, satelit buatan Orbital Sciences Corporation ini diharapkan akan mendukung sistem komunikasi transmisi backbone yang meliputi layanan telekomunikasi sambungan langsung jarak jauh (SLJJ), sambungan langsung internasional (SLI), internet, dan jaringan komunikasi untuk kepentingan militer.

Satelit ini akan beredar di orbit 118° BT dengan kapasitas 24 transponder C-band dan berbobot 1.975 kg. Daya jangkaunya mencapai seluruh ASEAN, India dan Guam.

Telkom-2 telah beberapa kali mengalami penundaan peluncuran, mulai dari November dan Desember 2004, Januari 2005, April, Juni, September, Oktober, dan November 2005. Penundaan peluncuran disebabkan oleh belum siapnya satelit pasangannya, Syracuse 3A milik Departemen Pertahanan Perancis. Peluncuran akhirnya jadi dilaksanakan pada 16 November 2005 pada pukul 20.46 waktu lokal di Kourou oleh perusahaan peluncur satelit, Ariane Space dari Perancis.

Beam Satelit Telkom


Beam C-band Telkom
Transponder Terkuat 4085 H 6000 TRANS TV


Source: 
satbeams.com
id.wikipedia.org

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel